menonaktifkan aplikasi android

menonaktifkan aplikasi android

menonaktifkan aplikasi android

Dari berbagai HP android yang beredar dipasaran, baik itu samsung, sony, nokia, xiomi, HTC, motorola, LG dll, pasti menyertakan aplikasi bawaan (bloatware) yang terkadang bagi kita tidak perlu dan bahkan sangat menggangu pada performa android kita. Karena selain memakan memori internal bloatware juga sangat banyak memakai memori RAM. Hal itu mengakibatkan HP android kita menjadi lelet ketika loading pertama kali dan juga terasa lag ketika membuka atau mejalankan aplikasi jan juga games. Efek  lain biasanya juga berpengaruh pada komsumsi baterai yang boros, HP cepat panas, dan yang paling parah adalah Hang. Kalau itu sudah terjadi mau gak mau kita harus mematikan secara paksa dengan menekan tombol power dalam waktu yang lama atau  melepas baterai kalau HP kita baterainya belum unibody. 
Disini saya akan membahas Bloatware pada HP android Samsung, dan  terutama yang paling banyak bloatware adalah HP yang dirilis dengan boundling operator tertentu terutama HP Ex luar seperti Verizon, AT&T, Sprint dan Docomo.
Berdasarkan jenisnya bloatware/aplikasi bawaan terbagi menjadi 3 macam:
7 kelebihan Samsung S8 Active
  1. Aplikasi yang bisa di unintall / di hapus. Aplikasi jenis ini adalah aplikasi bawaan yang bisa kita hapus dengan cara uninstall bisa lewat setting/pengaturan kemudian cari menu aplikasi atau menekan ikon aplikasi tahan sebentar maka akan muncul uninstall/hapus aplikasi. Maka aplikasi ini akan hilang sehingga mengurangi penggunaan memori internal ataupun memori RAM. Aplikasi jenis ini biasanya ada yang hilang permanen ada yang muncul lagi ketika kita mereset HP kita ke pengaturan awal.
  2. Aplikasi yang tidak bisa di uninstall/dihapus tapi bisa di non-aktifkan. Aplikasi jenis ini hanya bisa di non-aktifkan dengan cara lewat setting/pengaturan kemudian buka aplikasi, cari aplikasi yang mau di non-aktifkan. Klik Disable. Maka aplikasi tidak akan muncul dimenu layar lagi karena sudah tidak aktif. Dengan begitu memori RAM kita akan menjadi lebih bebas, tapi itu tidak terlalu berpengaruh pada memori internal karena aplikasi bukan dihapus melainkan hanya di non-aktifkan. Dan ketika kita me-reset HP kita ke pengaturan awal maka aplikasi tersebut akan muncul lagi.
  3. Aplikasi yang tidak bisa dihapus dan juga tidak bisa di non-aktifkan. Biasanya ini adalah aplikasi yang penting bagi HP kita, karena termasuk sistem yang bekerja untuk berbagai macam hardware seperti kamera, layar, touchscreen, suara, dan berbagai sensor lainnnya. Namun ada juga aplikasi yang penting menurut penyedia layanan seperti verizon, sprint dan lainnya. Padahal aplikasi itu tidak berhubungan dengan hardware HP itu sendiri, sehingga sangat mengganggu bagi kita. Untuk menghapus atau me non-aktifkan aplikasi ini kita harus me-root HP android kita atau bisa juga menggunakan berbagai aplikasi yang sekarang sudah banyak di playstore seperti Package Disable Pro (Samsung), Bkdisabler dan yang lainnya.

Tapi ingat, agan harus mengetahui mana aplikasi yang boleh di non-aktifkan.
Teknology dan Gadget, 
Buka Komentar

No comments