samsung gear s2 classic review saya

samsung gear s2 classic review saya

samsung gear s2 classic review saya


Samsung gear s2 classic adalah salah satu inovasi teknologi dalam hal jam tangan sekaligus asisten notifikasi smartphone. Samsung mendesain smartwatch nya 100 % menyerupai jam tangan pada umumnya. Sehingga ketika kita pakai, tidak banyak yang mengetahui bahwa itu adalah smartwatch. Hanya saja ketika layar menyala sendiri pada posisi yang pas, baru ketahuan bahwa itu adalah smartwatch. Dan selama memakai tidak sedikit yang bingung kenapa jamnya menyala sendiri.


Adapun speifikasi singkat samsung gear s2 sebagai berikut:

Layar melingkar dengan luas 1,2 inc sAMOLED

RAM 512 Mb, ROM 4 Gb, tapi memori yang tersedia 1.9 Gb.

Processor Exynos 3250

Baterai 250 Mah

Unit yang saya ulas adalah unit second dalam keadaan lengkap. Pertama melihat box nya cukup unik berbentuk bulat/sylender. Di dalamnya terdapat jam dengan 2 strap ukuran L dan M, charger dan wireless pad karena sistem pengisian dengan wireless. Unit terlihat elegan dengan warna hitam dengan strap kulit sentites.

Waktu pertama kali menyalakan, unit harus disetting dihandphone lewat bluetooth. Kalau tidak disetting unit tidak akan bisa masuk ke menu dan layar depan. Untuk handphone flagship dari samsung seperti seri S dan Note sudah terinstall aplikasi smartwatch, jadi tinggal setting, paling ada update program yang terbaru. Dan untuk handphone android yang lainnya bisa intall dulu aplikasi smartwatchnya di palystore. Hanya yang perlu diperhatikan adalah spesifikasi minimal handphone nya.

Selama memakai saya kucup puas, layar jernih di dalam ruangan dan masih bisa terlihat ketika di bawah sinar matahari. Terdapat 2 tombol disamping yang berfungsi untuk power dan menu. Untuk menggeser menu kita bisa memutar bezelnya, menunya berganti dengan gaya berputar. Terdapat banyak sekali tema yang ditawarkan baik yang sudah tersedia maupun instal onlinenya. Baik model analog maupun digital dan berbagai model lainnya, membuat kita tidak pernah bosan dengan jam kita. Terasa punya puluhan jam tangan, he2………

Untuk ketahanan baterai, menurut saya tergantung pemakaian personal. Apakah kita memakai stand-alone (tanpa terhubung ke hape) atau kita memakai terhubung ke hape. Dan kalaupun terhubung, itu juga tergantung pada intensitas pemakaian kita. Apakah kita sering mengetik chat atau sms lewat smartwatch, apakah notifkasi kita padat, sering muncul notifikasi dan berapa banyak aplikasi yang kita hubungkan ke smartwatch. Untuk saya pribadi lebih suka memakai stand alone hanya sebagai jam tangan. Saya menyalakan sekitar jam 7 pagi berangkat kerja dan rata-rata saya matikan sekitar jam 2 siang ketika pulang kerja. Hampir tidak pernah menyala 24 jam. Dengan pemakaian saya seperti di atas, baterai bisa bertahan sampai 3 hari sekali charge.

Satu hal yang saya sesalkan adalah ketedoran saya, karena terlalu yakin dengan sertifikat ip68, jamnya saya bawa ke pantai dengan bermain-main air laut. Saya tidak sadar bahwa unit yang saya gunakan adalah barang second. Sehingga masuklah air garam tanpa dipersilahkan, layar bergaris parah seperti mau mati dan tidak bisa disentuh karena banyak air. Dengan keadaan seperti itu, mau tidak mau harus saya bongkar sendiri walau tanpa obeng yang sesuai. Baut berbentuk segitiga kecil harus saya paksa dengan ujung pisau tajam, walaupun bisa melepas tapi kepala baut jadi rusak. Setelah di bongkar baterai saya lepaskan dan  mesin saya keringkan. Setelah saya cek ternyata penyebabnya adalah karet sealnya sudah tidak elastis, sehingga tidak bisa merapatkan tutup belakangnya. Untuk merapatkan kembali saya harus mengambil kesimpulan untuk menggunakan lem alteco. Seteleh tutup dipasang satu lagi kendalanya, bautnya rusak, terpaksa cari baut biasa yang ukurannya sama. Dan akhirnya dapat baut bekas mainan, saya pasang. Rebes…….

Terakhir, menyalakan ulang. Disini terasa deg-degan, apakah bisa nyala lagi. Ternyata bisa, tapi mucul tompel kecil hitam disisi layar. Namun tak mengapa, bisa di akali dengan memakai thema hitam. Dan sekarang ip68 sudah berfungsi dengan sangat aman, hanya saja baut mainannya jadi karatan. Tapi masih saya pakai hingga saat ini, karena kalau saya dijual pasti harganya terjun payung. Jadi prinsipnya,,,pakai sampai rusak. he2……….

Demikian pengalaman saya memamakai samsung gear s2 classic.



Silahkan beri komentar dengan membuka kolom komentar.





Teknology dan Gadget
Buka Komentar

No comments